Spot » Gym
Short URL:
Laboratorium dan Klinik Olahraga Jurusan Somatokinetika FIK-UNJ
Laboratorium dan Klinik Olahraga Jurusan Somatokinetika FIK-UNJ
Tue, 27 Mar 2012 | 00:00
Teks :
Dibaca : 86.394 kali
*
Embed code : Kaskus Embed Download

SPORTKU.COM - Laboratorium dan klinik olahraga jurusan Somatokinetika FIK-UNJ adalah sebuah lab yang sengaja dibentuk sebagai penunjang proses belajar dan perkuliahan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan di Universitas Negeri Jakarta. Namun pengembangan tujuan selain sebagai penunjang proses belajar, lab ini didirikan juga sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat olahraga.

Dr Ruliando menjelaskan bahwa fasilitas serta alat terapi cedera yang tersedia di Laboratorium Somatokinetika FIK-UNJ terbilang lengkap. Terbukti seperti tersedianya: MWD [MicroWave Diathermy], USD [Ultra Sound Diathermy], Laser, TENS [Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation], EKG [Elektro Kardio Graph], serta alat-alat gym untuk terapi latihan pemulihan cidera.

Selain fasilitas yang lengkap, Lab Somatokinetika FIK - UNJ juga dilengkapi dengan alat-alat untuk tes kebugaran. Alat-alat tes kebugaran yang dihadirkan mencakup tes kecepatan, kekuatan, daya tahan, daya ledak dan lain-lain.

Salah satu keunggulan Lab Somatokinetika FIK-UNJ adalah dari SDM yang berkualitas dan berdedikasi tinggi di bidang olahraga. SDM tersebut mencakup dokter olahraga, ahli biomekanik, terapis, dan trainer gym yang berpengalaman.

Lab Somatokinetika ini juga memberikan pelayanan berupa klinik kesehatan terutama dalam hal olahraga. Para dosen, karyawan, mahasiswa, serta masyarakat umum merupakan target objek yang dituju.

Mengenai informasi produk pelayanan yang diberikan oleh Lab ini meliputi :

A. Pendidikan, pelatihan, dan penelitian

Program ini didedikasikan bagi para mahasiswa dan masyarakat umum agar mengerti tentang kesehatan dan teknologi olahraga, seperti : mengukur data antropometrik, fungsi faal tubuh, kinematik kinetik, dan alat-alat fisioterapi.

B. Pengabdian kepada masyarakat

Laboratorium melayani masyarakat umum dan atlet dalam skala pemeriksaan, seperti :

  • Pemeriksaan fisik
  • Kemampuan fisik maksimal
  • Gizi olahraga
  • Rehabilitasi medik (fisioterapi dan massage)
  • Histologi
  • Anatomi
  • Faal olahraga
  • Test dan pengukuran olahraga
  • Analisis teknik gerak (Sport Biomechanics)
  • Test psychology

C. Analsis gerak teknik olahraga

  • Kecepatan linear, kecepatan sudut
  • Rentang gerak sudut persendian
  • Perbaikan teknik cabang olahraga

 

Adapun alat-alat pemeriksaan yang disediakan lengkap mulai dari :

1. Pemeriksaan kesehatan

  • Electro Cardio Graph (ECG)
  • Spirometer
  • Pemeriksaan darah dan urine
  • Rontgen
  • Pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis olahraga

2. Pemeriksaan kemampuan fisik maksimal

  • Kekuatan otot maksimal
  • Kecepatan reaksi
  • Daya ledak otot (Power)
  • Kelentukan (flexibility)
  • Koordinasi dan antisipasi
  • Kapasitas aerobic maksimal (Vo2 Max)
  • Test pemanduan bakat
  • Test spesifikasi cabang olahraga

3. Pelayanan rehabilitasi medik

  • Pemeriksaan cedera olahraga dan umum
  • Pelayanan penanganan cedera olahraga
  • Physioterapy
  • Pelayanan terapi latihan

4. Pelayanan konsultasi program latihan olahraga
5. Pelayanan konsultasi gizi olahraga
6. Pelayanan konsultasi psikologi olahraga

 

Beragam pelayanan dengan fasilitas canggih diharapkan mampu dijadikan solusi positif terhadap masalah-masalah dengan memanfaatkan keilmuan olahraga. Contohnya saja seperti berbagai kelebihan alat test kebugaran seperti :

1. Test kapasitas Aerobic maksimal (Vo2 Max)

Test yang digunakan untuk mengukur daya tahan seorang atlet. Operasional test dilakukan dengan menggunakan trademill dan dipadukan dengan pemeriksaan gas. Test ini dilakukan dengan menggunakan gas analism atlete melalui masker yang dikenakan atlet, agar diketahui konsentrasi oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan atlet. Melalui alat itu kontan dapat diketahui kemampuan daya tahan dengan mengetahui seberapa besar O2 yang dihirup secara maksimal.

Bahkan atlet juga bisa dimonitor denyut nadinya dengan Polar heart rate monitor. Selain itu langkah juga dipantau saat atlet meraskan lelah akan mempengaruhi tempo langkahnya secara akurat. Mulai dari denyut nadi, O2 yang dihirup dan CO2 yang dikeluarkan, serta volume maksimal paru-paru atlet dapat terkontrol secara real time. Sistem kerja dengan masker lalu dihubungkan kabel terhadap kinerja menuju monitor komputer berikut software semakin memaksimalkan kinerja alat.

Test kemampuan daya tahan dengan alat ini menggunakan metode stress. Dimana atlet diberikan stress seperti beberapa ahli/protocol test lakukan, yaitu dengan menaikan level beban sampai atlet tidak mampu berlari lagi.

 2. Test pengukur kemampuan kecepatan reaksi

Instrumen test ini merupakan alat pengukur kemampuan fisik untuk dibagi mengetahui kecepatan reaksi atlet. Test ini dibagi menjadi dua test, yaitu :

a). Kecepatan reaksi mata-telinga dengan tangan 

Rangsangan test berupa reaksi tangan terhadap visual melalui cahaya. Apabila terdapat reaksi cahaya yang timbul, maka tangan harus secepat mungkin menekan tombol sesuai warna cahaya yang timbul. Terlihat dari hasil frekuensi kecepatannya dengan akurasi tinggi. Nama alatnya adalah Quick trainer senoh.

b). Kecepatan reaksi mata-telinga dengan kaki

Rangsangan test berupa sensor suara dan cahaya yang dikaitkan ke matras yang tersedia. Apabila sensor cahaya atau suara keluar, maka atlet wajib bergerak keluar matras untuk memutus waktu secepat mungkin. Alat ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari untuk antisipasi kejadian-kejadian yang kaitannya dengan reaksi manusia baik secara visual, audio, diikuti gerakan cepat.

 3. Test pengukur kemampuan koordinasi dan kelincahan gerak

Operasional alat ini adalah atlet yang ditest berdiri di tengah kotak alat yang bernama Quick Trainer Senoh. Kemudian atlet melihat layar yang akan memberikan rangsangan berupa warna yang berbeda-beda.

Sewaktu warna muncul maka atlet lompat secepatnya ke arah warna yang muncul. Lalu kembali lagi ke tengah. Warna yang muncul diatur secara random. Banyaknya lompatan serta kecepatan waktunya akan muncul dilayar.

Alat ini berfungsi mengukur kemampuan koordinasi gerak dan kelincahan seseorang. Contohnya seperti atlet melakukan test dalam durasi 1 menit terdapat 86 kali lompatan, berarti dalam kategori bagus.

 4. Test menngukur kemampuan power [daya ledak]

Nama test ini disebut Vertical Jump yang berfungsi mengukur power otot tungkai seseorang. Item test ini merupakan test yang umum digunakan lab olahraga manapun.

Operasional alat ini pertama tangan diletakan tegak lurus di board jump sebagai acuan pertama atlet tersebut. Kemudian lompat dengan awalan dan menyentuh board jump diikuti pendaratan di tempat yang sama.

Hasil yang dapat diambil diukur dari titik raihan pertama sampai titik raihan saat lompat. Misalnya raihan awal 5 cm, raihan saat lompat 67 cm, jadi hasilnya 67 cm dikurang 5 cm sama dengan 62 cm. Dari hasil tersebut dikonversikan ke table berdasarkan tinggi badan, sehingga dapat hasil secara akurat power seseorang yang bersangkutan.

Beberapa alat di atas merupakan sebagian alat-alat test ukur kemampuan fisik seseorang yang sering digunakan untuk mengukur kemampuan seorang atlet. Masih banyak lagi alat-alat yang sengaja didedikasikan bagi para pelaku olahraga.

Seiring kemajuan IPTEK dan alat-alat yang semakin aktual, maka Laboraturium Somatokinetika FIK-UNJ hadir untuk membantu kebutuhan para masyarakat olahraga yang membutuhkan.

Basketball Babes
Bikini Basketball