Aspac berhasil mengalahkan Pelita Jaya dan melaju ke Final NBL Indonesia 2012
Aspac berhasil mengalahkan Pelita Jaya dan melaju ke Final NBL Indonesia 2012
Sun, 29 Apr 2012 | 00:00
Teks : Neilson Gautama
Dibaca : 27.795 kali

SPORTKU.COM - Aspac berhasil mengalahkan Pelita Jaya dan melaju ke Final NBL Indonesia 2012. Pelita Jaya [PJ] bertemu lagi dengan Aspac dalam partai Do or Die Semifinal Kedua Championship Series 2012 NBL Indonesia. Pemenang dari partai ini akan melaju ke babak final NBL Indonesia 2011-2012.

Dalam pertemuan PJ dan Aspac di Championship Series NBL Indonesia 2012, kedua tim saling mengalahkan. Di perempat final Aspac pernah mengalahkan PJ dengan skor 61-52. Sementara PJ berhasil mengalahkan Aspac di semifinal pertama dengan skor 58-40.

Permainan berjalan cukup berimbang pada kuarter pertama. Pada kuarter kedua, PJ hanya mencetak tiga angka, sedangkan Aspac mampu menceploskan 16 poin.

Setelah tertinggal dengan margin cukup jauh, mental tim yang pantas tampil di final pun terlihat jelas. Dengan margin point yang makin bertambah, defense PJ malah bertambah longgar dan semakin kehilangan spirit karena tertinggal jauh. Padahal pertandingan baru berjalan di kuarter ketiga.

Performa defense PJ yang buruk ditambah juga dengan sedikitnya menit bermain Andy Batam karena terkena cedera [total hanya 10 menit]. Batam sempat lama tidak bermain di kuarter kedua, dan baru masuk lagi di kuarter ketiga. Namun defense Aspac plus permainan Xaverius Prawiro yang gemilang [27 points, 10-19 FG], membuat PJ tidak dapat mengejar Aspac sampai akhir pertandingan.

Alhasil Aspac melaju ke final setelah menyingkirkan Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta dengan skor 71-49. "Itu semua berkat pemberian Tuhan," ujar Xaverius. "Poin kemenangan kami adalah kami tangguh saat defense dan sangat fokus. Jadi, kalau defense kuat, offense-nya pasti akan mengalir begitu saja," kata Ius.

Para pemain PJ yang berada di lapangan dan bench tampak tertidur karena patah semangat saat tertinggal jauh. Hanya Romy Chandra yang berteriak menyemangati rekan-rekan setimnya agar mengingat apa yang sedang mereka kejar ada di depan mata.

Gepeng tentunya ingin mengawinkan gelar juara di NBL, IBL, dan Kobatama. Tapi sepertinya ia harus bersabar sampai musim depan dengan menunggu kehadiran Ferdinand Damanik.

Para pemain Aspac sendiri melompat kegirangan setelah memastikan diri masuk ke final NBL Indonesia. Harus diakui, bahwa para pemain bench Aspac berperan cukup besar di Championship Series 2012 ini. Misalnya: energi dan instant offense dari Rizky ataupun defense dan rebound dari Anggi.

basket, indonesia, basket indonesia, sportku, Pelita, jaya, Vs, Aspac, Semifinal, Kedua, championship, Series, 2012, NBL Indonesia

Pada grand final Aspac akan menghadapi Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Laga itu merupakan final ideal, mengingat dua tim adalah peringkat pertama dan kedua musim reguler. SM sendiri melangkah ke final sehari sebelumnya setelah menyingkirkan Garuda Speedy Bandung. SM berambisi untuk menjadi tim yang tidak terkalahkan pada babak championship series NBL Indonesia.

Kali terakhir Aspac menjadi juara adalah pada IBL musim 2005. Saat itu, dalam final yang menggunakan format best of three, Aspac mengalahkan SM 2-0. Total, Aspac telah menjadi juara lima kali. Pelatih Aspac Tjetjep Firmansyah mengatakan final tidak berlangsung mudah karena SM merupakan tim yang kuat. "Saya sampai lupa berapa kali bertemu dengan SM di final. Semoga kali ini kami yang menjadi juara," ujarnya.

Total, dalam delapan tahun terakhir Aspac bertemu dengan SM enam kali di partai puncak. Hanya dua tim yang mampu mengusik kemapanan itu, yakni Garuda Speedy Bandung pada 2008 dan CLS Knights Good Day di NBL musim lalu.

Sejak pertama merebut trofi juara Kobatama pada 1999, SM sudah tujuh kali menjadi yang terbaik di kasta tertinggi basket profesional tanah air. SM sendiri mengkampanyekan #goforeight lewat Twitter, untuk mengajak para fansnya agar memberi dukungan.

Tidak hanya persiapan teknis, mereka juga melakukan beberapa "terapi" untuk membuat pemain lebih nyaman menghadapi final besok. Misalnya, melakukan makan bersama dan nonton bioskop bareng.

"Tadi (kemarin, Red) anak-anak juga makan bareng-bareng di luar hotel. Mereka juga nonton bareng di bioskop. Ini dilakukan biar anak-anak tetap enjoy dan rileks. Soalnya SM musim ini kan jauh lebih muda daripada musim lalu," terang pemilik SM Erick Thohir.

Erick menambahkan, pemain SM kian termotivasi merebut gelar juara demi memberikan hiburan kepada point guard Agung Sunarko. Nety Widyastuti, istri Agung, mengalami keguguran pada Senin lalu (23/4). Padahal, usia kandungan Nety sudah mencapai tujuh bulan. Itu adalah anak pertama pemain asal Kediri, Jatim, tersebut.

Tak hanya melakukan treatment di Jogjakarta, manajemen SM juga sudah menyiapkan bonus khusus bagi para pemainnya jika mampu memenuhi target juara musim ini. Yakni, liburan ke luar negeri bagi semua pemain. "Rencananya, yang muslim akan umrah, sementara yang nonmuslim akan sesuai dengan keyakinan masing-masing," tegas Erick.

Di sisi lain, manajemen Aspac menerapkan aturan ketat yang kontras dengan approach SM menjelang final. "Pacar para pemain tidak boleh ke hotel. Kalau mau ketemu, bisa di acara makan bersama. Setelah itu, anak-anak harus di hotel. Soal bonus, anak-anak sudah tahu. Tim juara pasti akan ada bonus. Bonusnya bakal mengejutkan anak-anak," terang Irawan Kim Hong Haryono, owner Aspac.

Jajaran pelatih dan manajemen Aspac juga memberlakukan aturan ketat soal makanan. Para pemain tak boleh makan sembarangan. Mereka harus makan bersama dengan menu standar yang telah ditentukan. "Anak-anak tak boleh makan di luar yang sudah dimakan sehari-hari," tegas Kim Hong.

Kim Hong menilai sangat spesial gelar juara Flexi NBL. Sampai-sampai dia bernazar akan memberhentikan kebiasaan buruknya, merokok, jika Xaverius Prawiro dkk kampiun. "Ini janji saya kalau juara. Saya pasti akan berhenti merokok," tandasnya.

Basketball Babes
Bikini Basketball