Coach Octaviarro Romely Tamtelahitu [Ocky] sukses membawa Satria Muda menjadi juara regular season NBL Indonesia 2011-2012
Coach Ocky Membawa Satria Muda Menjadi Juara Reguler Season NBL Indonesia 2011-2012
Thu, 26 Apr 2012 | 00:00
Teks : Neilson Gautama
Dibaca : 34.723 kali
*
Embed code : Kaskus Embed Download

SPORTKU.COM - Coach Octaviarro Romely Tamtelahitu [Ocky] sukses membawa Satria Muda menjadi juara regular season NBL Indonesia 2011-2012. Kepergian Fictor Gideon Roring dari kursi pelatih ternyata tak mengurangi kehebatan Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Mereka tetap solid dan memiliki mental pemenang. Octaviarro Romely Tamtelahitu adalah sosok yang sukses mempertahankan performa itu.

SM Britama Jakarta turun di Flexi NBL Indonesia musim ini dengan kekuatan yang timpang. Sang juara bertahan ditinggal dua pemain andalannya, Amin Prihantono dan Rony Gunawan. Itu masih ditambah dengan keputusan Fictor Gideon Roring yang naik pangkat menjadi general manager (GM) of basketball operation.

Namun, SM tetap berbahaya. Bahkan, jika dihitung hingga akhir musim reguler, SM musim ini lebih baik dibandingkan musim lalu. Musim ini SM sukses merebut gelar juara musim reguler. Musim lalu mereka hanya duduk sebagai runner-up. Performa itu tidak lepas dari kecerdikan Octaviarro Romely Tamtelahitu yang musim ini didapuk sebagai penganti Fictor di kursi pelatih.

Meski menggantikan sosok yang sangat sukses di SM, hal itu tak membuat pria yang karib disapa Ocky tersebut minder. Dia menerima tantangan untuk mempertahankan gelar juara SM. Bermodal semangat terus belajar dan disiplin tinggi, ayah Erika Robyn Tamtelahitu dan Kenna Estella Tamtelahitu tersebut bertekad menjawab tantangan manajemen.

Ocky memang sangat disiplin. Tidak hanya disiplin di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Mantan asisten pelatih timnas tersebut bakal datang dua jam sebelum latihan dimulai. Kedisiplinan seperti itu dilakukannya sebagai bentuk "tamparan" agar anak asuhnya juga bersikap disiplin.

Bentuk kedisiplinan lainnya dilakukan dalam bentuk yang unik. Yakni, mewajibkan seluruh pemain menata sandal dan sepatu dengan rapi di mes.

"Yang paling saya ubah dari sistem sebelumnya adalah tentang sandal dan sepatu itu. Anak-anak harus menata dengan rapi. Kalau mereka tidak bisa disiplin untuk hal-hal kecil seperti itu, mereka tentu tidak akan bisa disiplin untuk hal-hal yang besar. Hal tersebut bisa merembet ke lapangan," terang pelatih kelahiran 6 Oktober 1971 itu.

Namun, tak semua anak asuhnya bisa mematuhi aturan tersebut. Salah seorang pemain yang paling bandel ialah Christian Ronaldo Sitepu. Mantan pemain timnas itu berkali-kali tak bisa merapikan sandal dan sepatunya. Ocky tidak marah.

Dia hanya mengingatkan bahwa kebaikan di hal-hal kecil akan memengaruhi hal yang lebih besar. Dodo -sapaan karib Christian Ronaldo Sitepu- pun mengakui bahwa Ocky memiliki tingkat perhatian yang tinggi.

"Dia sangat memperhatikan alam sekitar. Pemikirannya ialah semua yang ada di sekitar saling berhubungan. Terkadang dia sampai mengubah kebiasaan pemain. Coach Ocky juga motivator yang baik. Kata-katanya bisa membangkitkan motivasi," tegas Dodo.

Selain unik dalam kedisiplinan, Ocky memiliki keunikan lain. Suami Elvia Nurtantri tersebut adalah sosok pelatih yang gemar menulis. Semua tulisan mantan point guard timnas itu bisa dibaca di blognya di http://ockytamtelahitu.wordpress.com/. Kegemaran menulisnya tumbuh sejak era 1990-an. Namun, dia baru memiliki blog pada 2009.

Tetapi, semua tulisan-tulisannya yang terdahulu masih tersimpan di laptopnya. Bagi Ocky, menulis bukan hanya sebuah hobi, tetapi juga bahan evaluasi. Dia bisa merefresh semua hal yang tentang karirnya dari tulisan-tulisannya terdahulu.

"Dari tulisan-tulisan yang terdahulu, saya bisa melihat mengenai standar di basket. Ternyata banyak sekali berubah. Jadi sebagai bahan evaluasi juga. Tetapi, saya hanya menulis kalau memang esoknya sedang off. Soalnya, kalau sudah menulis, saya bisa lupa waktu," tegas Ocky. (ru/nur/c8/ang)

Story Provided by Jawa Pos.

SUMBER

Sumber berita: http://www.nblindonesia.com/v1/index.php?page=newsdetail&id=2012

Basketball Babes
Bikini Basketball