Komunitas » NBA
Short URL:
Big Three OKC Thunder Mengutamakan Kemenangan Di Atas Segalanya
Big Three Thunder Mengutamakan Kemenangan Di Atas Segalanya
Mon, 11 Jun 2012 | 16:03
Teks : Neilson Gautama
Dibaca : 37.100 kali
*
Embed code : Kaskus Embed Download

SPORTKU.COM - Mau tau alasan mengapa James Harden, Russell Westbrook, dan Kevin Durant bisa melangkah ke Final NBA 2012 secepat ini? Hal tersebut terjadi karena Big Three OKC Thunder mengutamakan kemenangan di atas segalanya. Namun perjalanan menuju Finals tentu memerlukan proses.

Durant didraft oleh Sonics di tahun 2007 pada urutan kedua, dan Jeff Green diambil pada urutan kelima pada draft yang sama. Sonics meraih rekor 20-62 di regular season 2007-2008 tersebut.

Tim Oklahoma City Thunder baru terbentuk di musim 2008-2009, menggantikan tim Seattle Supersonics. Westbrook lalu didraft di urutan keempat pada tahun 2008, dan pada musim 2008-2009 rekor Thunder tidak banyak membaik: meraih rekor kemenangan 23–59 di regular season.

Kemudian berikutnya Harden didraft di urutan ketiga pada tahun 2009, dan Thunder meraih rekor 50–32 di regular season 2009-2010 tersebut. 

Kendrick Perkins datang ke Thunder via trade pada musim 2010-2011 dengan menukar Jeff Green yang merupakan salah satu pionir awal perubahan Sonics ke Thunder. Thunder meraih rekor kemenangan terbaik di regular season yaitu 55-27 dan berhasil maju ke final wilayah Barat.

Musim 2011-2012, Thunder meraih 47 kemenangan dan 19 kali kekalahan dalam lockout season dan kembali berhasil maju ke final wilayah Barat, bahkan sampai ke NBA Finals untuk pertama kalinya.

Agar bisa meraih kemenangan, sebuah tim di NBA tentunya membutuhkan superstars untuk bermain dalam satu tim. Trend itulah yang membawa James, Wade dan Bosh bermain bersama di Miami, Carmelo Anthony dan Amare Stoudemire di New York, Chris Paul dan Blake Griffin di Los Angeles (Clippers), serta mengapa Dwight Howard dan Deron Williams ingin pindah tim untuk bergabung dengan superstar lain.

Namun Durant, Westbrook dan Harden? Mereka bermain bersama karena didraft oleh Thunder. Namun apa yang membuat tiga superstar ini berhasil menemukan chemistry bermain bersama, tanpa bentrok ego satu sama lain?

Ketika Big Three Celtics dibentuk di Boston pada tahun 2007, Paul Pierce, Kevin Garnett dan Ray Allen mengakui bahwa komposisi tiga pemain bintang dalam satu tim tidak akan bekerja dengan baik seandainya mereka bergabung di awal karirnya masing-masing.

Pemain muda cenderung untuk bermain egois dan mementingkan statistik individu agar bisa menjadi All-Stars dan mendapat kontrak dengan jumlah uang yang banyak tentunya.

Ingat tentang kombo Garnett dan Stephon Marbury di Minnesota? Marbury meminta untuk ditrade ke New Jersey karena ia tahan menjadi pilihan kedua setelah KG. Anda juga tidak lupa tentang perseteruan Kobe dan Shaq di Lakers kan? Tidak ada satupun dari kedua superstars muda tersebut yang mau mengalah agar menjadi option kedua, sehingga mengakibatkan berpisahnya dua pemain bintang tersebut dan mengubur potensi untuk menjadi juara NBA bersama mungkin sampai enam kali.

Ketika Anthony memaksa Denver Nuggets untuk mentradenya ke New York Knicks, Carmelo memilih lifestyle ketimbang meraih kemenangan. Memang Melo ingin menang, namun tim Knicks tidak lebih baik dari Nuggets saat itu. Melo menunjukkan bahwa peluang marketing, bisnis, dan gaya hidup sama penting dengan meraih kemenangan, bahkan mungkin lebih penting, daripada menjadi juara NBA.

Spurs membangun dinasti mereka dengan mendraft Big Three Tim Duncan, Tony Parker dan Manu Ginobili, yang juga mementingkan kemenangan di atas lifestyle. Mereka tidak meninggalkan San Antonio untuk gaya hidup yang lebih mewah di kota lain.

Big Three Thunder yang masih muda di OKC lebih peduli mengejar cincin juara daripada tinggal di kota kosmopolitan. Durant bertumbuh di Washington, D.C. dan Westbrook besar di Los Angeles. Namun keduanya menunjukkan komitmen untuk tinggal di Oklahoma City dengan menanda-tangani kontrak jangka panjang bersama Thunder.

Harden, Durant, dan Westbrook berhasil menyamakan visi bermain dan meraih kemenangan karena mereka mengutamakan kemenangan di atas segalanya. Lebih impresif lagi, ketiga superstar Thunder tersebut sudah dapat mengutamakan kepentingan tim di atas segalanya dengan tidak mementingkan statistik dan penghargaan individu pada usia yang relatif muda. Salute!

SUMBER

Youtube: http://www.youtube.com/watch?v=F8USMyCLgRI&feature=fvwrel. We do not own or produce the videos displayed on this website. We mainly host or re-stream the videos displayed on this website for better performance. Videos are streaming utilizing Sandika Digital Mobile Video Streaming Server

Foto: http://goo.gl/NwcDn

Basketball Babes
Bikini Basketball