Steven Demon Thomas Membawa Indonesia Warriors Melangkah ke Final ABL Season Tiga
Steven Thomas Membawa Indonesia Warriors Melangkah ke Final ABL Season Tiga
Mon, 04 Jun 2012 | 01:28
Teks :
Dibaca : 80.733 kali
*
Embed code : Kaskus Embed Download

SPORTKU.COM - Steven Demon Thomas berhasil membawa Indonesia Warriors [IW] melangkah ke Final ABL season tiga. Saya akan beritahu anda lebih lanjut mengapa kali ini Thomas berhasil menjadi headline cerita ini.

Pada pertemuan pertama, Stanley Pringle dkk mampu membenamkan Patriots dengan skor 73-64 di Ynares Sports Arena, Manila, Ahad (27/5). Mengacu pada sistem best of three, kalau Warriors mampu memetik kemenangan di gim kedua, maka mereka akan lolos ke babak final.

Tensi permainan pun sempat memanas saat Salangsang dengan sengaja mendorong pemain Patriots, dan membuat emosi asisten pelatih Patriots yang memaki-maki Salangsang [dengan bahasa lokal Filipina].

Fictor Roring tidak terima karena Salangsang dimaki-maki oleh asisten wasit lawan, lalu memutuskan untuk memproteskan hal tersebut ke wasit. Asisten pelatih Patriots yang memaki-maki Salangsang tersebut malah berulah dengan mengajak ribut Fictor Roring dan Faisal yang ikut membela coach Ito dari kejauhan. Wasit akhirnya berhasil memisahkan mereka berdua dari potensi pertengkaran.

Permainan Warriors sendiri harus perfect untuk dapat menghabisi Patriots di game kedua. Eksekusi offense Warriors harus cermat, mampu memanfaatkan open shot dengan baik [25-62 FG, 40% FG]. Sementara Warriors juga melakukan defense di atas rata-rata [Patriots menembak 22-67 FG, 32%].

Kunci penting pada pertandingan ini adalah matinya kedua impor andalan Patriots. Salah satunya adalah Anthony Johnson yang hanya mencetak 11 points, dan 16 ppg pada dua game melawan Warriors di playoff [jauh di bawah rata-rata 24 ppg dalam 21 pertandingannya di regular season ABL].

AJ dijaga bergantian oleh Brock, Salangsang, Rony Gunawan, dan ia bermain tidak seperti dirinya yang biasanya. Capacio memang sempat cemas lantaran pencetak poin terbanyak bagi timnya, Anthony Johnson masih bergulat dengan cedera pergelangan kaki yang dialaminya pada kuarter keempat gim perdana lalu.

Anthony Johnson sendiri terlihat kurang agresif dalam menyerang, dan sering kali mengoper kesempatan untuk melewati lawan dengan dribble dan kecepatan mautnya karena kondisi tubuh yang tidak 100%. AJ bahkan sempat cedera di pertandingan dan minta ditarik keluar pada akhir kuarter empat.

Sementara seperti di game pertama semifinal ABL, Patriots kurang mampu memanfaatkan tembakan tiga angka, padahal kebanyakan peluang mereka untuk menembak terbuka lebar [1-17 dari garis tiga angka di babak pertama, dan 4-29 secara keseluhan pertandingan dari 3FG].

Miller pun hanya mampu mencetak 12 pts, dan hanya dua orang yang mencetak double digit points dari kubu Patriots. Belum lagi kelemahan Miller cukup terexpose ketika melawan Warriors: ia tidak mampu menghentikan Steven Thomas yang begitu kuat di bawah ring basket.

Miller terkena empat fouls di akhir kuarter ketiga, namun tetap dimainkan oleh Patriots. Di tiga menit terakhir pertandingan, coach Purves memainkan lineup favoritnya: Thomas, Brock, Pringle, Canada, Wuysang.

Sisa 1:49 menit di akhir pertandingan, Warriors sudah mengungguli Patriots dengan skor 70-51, dan membuat coach Purves dengan santai memainkan cadangan: Cokorda Raka, Donny, dan Arki Wisnu.

Skor akhir adalah 72-51 untuk kemenangan Warriors. Artinya IW berhasil melangkah ke Final ABL season tiga, menunggu hasil game ketiga antara San Miguel Beermen kontra Westport Dragons. Kedua tim harus menyelenggarakan gim ketiga, setelah keduanya saling mengalahkan dalam dua gim sebelumnya.

Pelatih Warriors Todd Purves menyatakan kebanggaannya terhadap perjuangan anak asuhnya yang bekerja keras dalam gim ini. Kemenangan agregat 2-0 mampu menjadi pendorong bagi pemainnya untuk tampil lebih percaya diri dalam babak final. “Anak-anak merasa sangat gembira karena bisa mengalahkan Patriots. Kemenangan ini adalah hasil latihan tim sepanjang musim,” ujar Todd.

Di samping melempemnya dua pemain terhebat Patriots, Thomas adalah alasan utama kemenangan Warriors, yang memimpin defense dan perolehan point Warriors [19 points dan 15 rebounds]. On offense, tidak ada yang lebih kuat dari Thomas pada game ini, sehingga he can muscle his way to get points. Steve Thomas pun menjadi pencetak angka terbanyak pada pertandingan ini [sebuah hal yang kadang-kadang terjadi untuk Warriors].

Kontribusi Thomas di defense pun bervariasi, mulai dari mematikan Miller, melakukan diving untuk mengejar loose ball, dan menjadi nyawa penyemangat tim Warriors. Ada sebuah kejadian langka dimana Thomas melakukan steal terhadap bola yang ditujukan Patriots kepada Miller di perimeter, Thomas berlari melewati Miller dan menyelesaikannya play tersebut dengan breakaway dunk.

Selain itu, Thomas memimpin timnya untuk mengamankan rebound Warriors. Kali ini Warriors menunaikan misi yang mereka katakan harus lakukan apabila ingin menang, yaitu memenangkan adu rebound [Warriors unggul 46-34 dari segi rebound]. Secara tim, Warriors juga luar biasa dalam melakukan offensive rebound: 14 offensive berbanding 9 offensive rebounds yang didapat Patriots.

Ketika Thomas memimpin defense dan offense Warriors, untungnya para shooters Warriors mampu memanfaatkan peluang-peluang untuk memasukkan tembakan tiga angka (7-22 3FG).

Evan Brock juga terlihat lumayan reluctant untuk menyerang dan lebih berfokus untuk memberikan bola pada Thomas in the post, agar ia bisa memainkan mismatch melawan Miller atau Wainwright. Brock memberikan kontribusi cukup dengan 16 points dan 11 rebounds, menutupi peran Pringle yang sedang off [3-14 FG, 8 points].

Sejak ABL berdiri, inilah pertama kalinya Patriots tidak akan tampil di final ABL. Buat Indonesia, perjalanan ke final kali ini adalah yang kedua kalinya, setelah menjadi runner up ABL di season pertama. Proficiat Warriors, lets take home the ABL Trophy!

Warriors: Steve Thomas – 19pts, Evan Brock – 16pts, Mario Wuysang – 8pts, Stanley Pringle – 8pts, Rony Gunawan – 7pts, Allan Salangsang – 6pts, Jerick Canada – 3pts, Amin Prihantono – 3pts, Arki Wisnu – 2pts.

Patriots: Nakiea Miller – 12pts, Anthony Johnson – 11pts, Francis Adriano – 6pts, Al Vergara – 5pts, Eddie Laure – 4pts, Robert Wainwright – 3pts, Warren Ybanez – 2pts, Jonathan Fernandez – 2pts, John Aldrech Ramos – 2pts, Marcy Arellano – 2pts, Angelus Raymundo – 2pts.

 

Q1

Q2

Q3

Q4

Final

Warriors

16

16

17

23

72

Patriots

13

6

17

15

51

Basketball Babes
Bikini Basketball