Info & Tips » Tips & Trick
Short URL:
Asupan Makanan Yang Bernutrisi Sangat Penting Untuk Meningkatkan Performa Anda
Asupan Makanan Yang Bernutrisi Sangat Penting Untuk Meningkatkan Performa Anda
Thu, 12 Apr 2012 | 00:04
Teks : Desi Afriani
Dibaca : 27.117 kali
*
Embed code : Kaskus Embed Download

SPORTKU.COM - Asupan makanan yang bernutrisi sangat penting untuk meningkatkan performa anda. Masih dalam konteks seputar si kulit bundar bewarna oranye yang merebut perhatian para basket mania di tanah air bahkan dunia.

Komponen-komponen teknis di lapangan yang menjadi bagian penting untuk sebuah pencapaian prestasi memang patut menjadi prioritas saat proses latihan, seperti bagaimana cara melakukan shooting yang benar, bagaimana sistem defense zone/man to man, pola penyerangan yang mengancam dan bagaimana caranya pemain kita mampu menampilkan permainan maksimalnya sepanjang kuarter tanpa lelah. 

Praktis hal tersebut mampu menguras perhatian lebih ketimbang memikirkan tentang hal-hal yang di luar ranah teknis. Hal konkrit seperti asupan nutrisi, tingkat hidrasi [kadar cairan dalam tubuh], juga kualitas recovery, justru merupakan kanal menuju pencapaian sebuah prestasi.

Fenomena terkait justru masih banyak yang terjadi di luar jangkauan kepekaan seorang atlit bahkan pelatih untuk meraba hal tersebut.

Melihat pembinaan basket baik tingkat sekolah, club amatir, bahkan club profesional-pun belum banyak yang menerapkan sport nutrition ataupun recovery yang sesuai parameter. Mungkin hal tersebut menjadi hal yang ihwal dan terlanjur menjadi warisan dari zaman ke zaman, bahwa latihan yang berat dan melelahkan adalah gerbang menuju kemenangan.

Ok, logika sederhana bila seorang atlit melakukan aktivitas fisik, apakah mungkin dia mampu menampilkan gerakan-gerakan tanpa energi? Sedangkan sumber energi yang dibutuhkan otot saat bergerak dan juga proses metabolisme tubuh membutuhkan peran besar dari glikogen, asam amino, dan pecahan lemak berikut cairan tubuh. Dimana cairan tubuh berfungsi untuk menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi Homeostasis.

Glikogen yang menjadi bahan bakar utama sebuah pembakaran energi bisa diperoleh dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti, kentang, gula ataupun makanan-makanan manis.

Sedangkan Asam Amino yang juga sebagai salah satu sumber energi menempati urutan kedua setelah Glikogen. Karena fungsi utamanya bukanlah sebagai sumber energi, melainkan sebagai pembentuk sel-sel/jaringan baru.

Kandungan asam amino yang biasanya terdapat pada makanan yang mengandung protein, seperti tahu, tempe, ayam, ikan, atau suplement berbentuk susu atau tablet yang mengandung zat asam amino yang akan membantu fungsi protein dalam pembentukan sel-sel otot yang lebih baik.

Lemak yang menempati urutan ketiga setelah protein, memang lebih sukar dan mengalami proses panjang untuk dicerna tubuh menjadi energi. Lemak bisa didapat dari makanan yang mengandung lemak hewani maupun lemak nabati. Namun lemak akan menjalankan tugasnya dengan baik ketika cadangan karbohidrat dan protein sudah habis.

Kandungan lain yang terdengar kecil namun memberikan efek besar,yaitu keterlibatan kadar kalsium tinggi untuk aktivitas yang juga tinggi. Karena kalsium mengemban tugas cukup mulia, yaitu mempertahankan kepadatan tulang agar tetap kokoh menopang tubuh.

Saat melakukan aktivitas yang bersifat kontra dengan daya gravitasi kalsium berperan dominan. Fungsi penting lain dari kalsium adalah mencegah keram pada otot.

Kurang lebih hal tersebut di ataslah yang setidaknya harus diketahui para atlit ataupun pelatih basket dalam usaha mengakomodir performa saat tampil dilapangan.

Analogi ringan adalah sebuah motor balap yang sering digunakan dan selalu dihadapkan pada track-track jauh namun dituntut dengan kecepatan yang mumpuni. Ironisnya, sang pemilik motor tidak perduli dengan kebutuhan serta bahan bakar yang dibutuhkan untuk mengakomodir penampilan sempurna motor tersebut.

Praktis kerusakan dan penurunan performa mesin sudah menjadi respon wajar. "Turun mesin cyiiin!" adalah istilah gaul yang sering digunakan pada umumnya.

Bisa dibayangkan jika hal serupa terjadi pada tubuh manusia. Seorang atlit/pemain basket dalam skala profesional yang memiliki jadwal latihan intensif, selalu dituntut untuk menampilkan kemampuan terbaik pada setiap kali proses latihan.

Kemudian sang atlit yang acuh berikut pelatih yang kurang peka, maka prosentasi cidera yang akan diperoleh-pun akan semakin besar. Bukan penampilan yang terbaik yang didapat, justru penurunan malah peak performance akan terjadi akibat reaksi otot yang mengalami kelelahan.

Jadi asupan nutrisi bukan lagi kebutuhan tertsier dalam dunia olahraga, apalagi jika kita berkiblat pada pemain-pemain NBA yang jelas segala nutrisi dan waktu istirahat sudah terjadwal dengan baik.

Basketball Babes
Bikini Basketball